• Pilihan

    KPU: Jadwal Pilgub Diundur, Zumi Zola Tidak Terima

    zumi zola vs hba
    KERINCINEWS.COM, JAMBI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi memastikan untuk memundurkan pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan, yakni pemilihan gubernur (pilgub) 2015 mendatang. Dimana, jadwal sebelumnya yakni 9 April 2015 akan diundur menjadi Mei 2015. Sementara, untuk tanggal pastinya masih dalam proses.

    Anggota KPU Provinsi Jambi Desi Arianto mengatakan, pihaknya sudah melakukan konsultasi dengan pihak KPU RI. Dari hasil konsultasi tersebut, KPU Provinsi Jambi memutuskan untuk mengundur jadwal pelaksanaan Pilgub yang awalnya direncanakan bulan April menjadi Mei. "Kita akan adakan pilgub di bulan Mei. Ini hasil konsultasi kita dengan KPU RI," ujarnya, kemarin (19/9).

    Lebih lanjut, kata Desi ada dua alasan pengunduran jadwal pilgub tersebut, yakni pertama memperpanjang tahapan pemutakhiran pemilih, dan kedua memperpanjang masa tahapan pasca pendaftaran. Menurut dia, permasalahan daftar pemilih tetap (DPT) tersebut menjadi hal yang krusial, pihaknya akan menggunakan sistem data pemilih (sidalih) yang pernah di pakai ketika pileg dan pilpres lalu. "Kita akan butuh waktu lama untuk memperbaiki data pemilih, sehingga kita bisa mendapatkan hasil yang baik," sebutnya.

    Seperti diketahui, kata Desi yang menjadi permasalahan disetiap pemilu yakni terdapat pada permasalahan DPT. "Makanya kita perbaiki DPT, karena sering terjadi masalah dan ini adalah hal yang krusial," katanya. Selanjutnya, setelah dilakukan pendaftaran, pihak KPU akan memperpanjang tahapan pasca pendaftaran. Hal ini salah satu pertimbangannya yaitu dengan mempertimbangkan beberapa tahapan, seperti pemeriksaan kesehatan calon.

    “Penyampaian hasil pemeriksaan jaraknya jangan terlalu dekat dengan penetapan calon yang memenuhi syarat. Karena kalau misalnya calonnya hanya ada dua pasang tahu-tahunya ada yang tidak memenuhi syarat, tentunya akan diberikan waktu lagi. Nah perpanjangan waktu itu nanti akan memerlukan waktu lagi, dan itu dikasih ruang juga untuk bisa dijadikan pertimbangan,” terang mantan Ketua KPU Kabupaten Sarolangun ini.

    Terkait calon independen atau calon dari perseorangan, Desi mengatakan tetap akan dibuka. Pihaknya masih mengacu pada peraturan yang lama, dimana ruang perseorangan tetap ada, makanya nanti akan ada pengumuman. Sementara, Ketua Bawaslu Provinsi Jambi Asnawi mengatakan, pihaknya belum mendapat informasi untuk diundurnya jadwal pilgub. "Kita belum ada koordinasi terkait tahapan pilgub," jawabnya singkat.

    Diketahui, jelang hajatan pilgub tersebut, saat ini baru dua nama yang santer siap untuk maju. Yakni, kandidat incambent Hasan Basri Agus (HBA) dan Zumi Zola yang kini menjabat Bupati Tanjab Timur. Lantas bagaimana tanggapan terkait penundaan jadwal pilgub tersebut.

    Ketua Media Center Pemenangan HBA, Hasan Mabruri mengatakan, pihaknya mendukung semua keputusan KPU terkait dengan pelaksanaan pilgub. "Kita mendukung jika diundurnya pelaksanaan pilgub menjadi bulan Mei. Selagi alasan pengunduran tersebut dapat meningkatkan kualitas pemilihan gubernur mendatang menjadi lebih baik dan selagi tidak menyalahi undang-undang yang berlaku, kita selalu mendukunga dan siap,” katanya.

    Lebih lanjut, dia menilai, jika alasan pengunduran dikarenakan perbaikan pemutakhiran data pemilih dan memperpanjang tahapan, itu adalah langkah sangat baik. "Kita tahu yang menjadi permasalahan disetiap pemilu adalah terkait DPT, maka langkah untuk memperpanjang waktu untuk memperbaiki DPT sangat tepat," katanya.

    Bahkan, kata Sekretaris DPD KNPI Provinsi Jambi ini pihaknya siap kapanpun dalam pelaksanaan pilgub tersebut. "Kalau diundur Mei kita siap, mau dilaksanakan bulan April juga kita siap, Bahkan jika di undur bulan Oktober untuk wacana pilkada serentak kita juga siap," tegasnya.

    Dia beralasan, dimana pihaknya dalam menghadapi hajatan tersebut, sudah melakuan persiapan jauh-jauh hari. "Kita yakin dengan pak HBA, karena masyarakat sudah menilai perubahan lebih baik di Provinsi Jambi. Jadi kapanpun pemilu, kami siap dan kami yakin pilihan masyarakat terhadap HBA tidak berubah," ujarnya lagi.

    Sementara, Ketua Media Center Zumi Zola, Supriono menyayangkan dan mempertanyakan, faktor pengunduran jadwal pelaksanaan pilgub dari April ke Mei. "Kenapa musti di undur, satu bulan lagi," ujarnya. Selanjutnya Supriono mengatakan, bahwa jika alasan pemutakhiran data, maka tidak masuk akal. "Kita baru melaksanakan dua kali pemilihan, yakni pileg dan pilpres, masa butuh waktu lama juga untuk memutakhirkan data untuk pilgub," ujarnya.

    Supriono kembali mengatakan, jika alasan diundurnya pilkada tersebut dikarenakan, akan dilaksanakannya pemilukada serentak di Provinsi Jambi, maka pihaknya bisa menerimanya. "Kalau pilkada serentak gak apa-apa di undur. Kalau pengundurannya saat ini tidak memiliki alasan yang krusial," ujarnya. Diundurnya pilkada tersebut terdapat kelebihan dan kekurangannya, namun pihak Zola masih menanggapi positif dengan pengunduran tersebut. "Tapi itukan keputusan KPU, namun jika memang diundur, paling tidak kita punya kesempatan bersosialisasi lebih panjang," tandas Supriono.
    Kerincinews.com Email : kerincinews@gmail.com Twitter : @kerincinews1 Terima kasih telah membaca :KPU: Jadwal Pilgub Diundur, Zumi Zola Tidak Terima
    • Komentar G+
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: KPU: Jadwal Pilgub Diundur, Zumi Zola Tidak Terima Rating: 5 Reviewed By: Adminn Kerincinews
    Scroll to Top
    //add jQuery library