• Pilihan

    Ribuan Hektar Taman Nasional Kerinci Sudah Ditinggali Warga

    danau gunung tujuh
    KERINCINEWS.COM2.796 hektar kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat Wilayah IV di Solok Selatan, Sumatera Barat sudah menjadi permukiman masyarakat bahkan sebelum taman nasional itu ditetapkan oleh pemerintah.

    Kepala Seksi Pengelola Taman Nasional Kerinci Seblat Wilayah IV, M Zainudin mengatakan, 2.796 hektar taman nasional itu berada di dua wilayah yaitu Tandai, Nagari Lubuak Gadang Timur, Kecamatan Sangir dengan luas 2.458 hektar dan di Simanau, Nagari Pakan Rabaa Utara, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh seluas 338 Hektar.

    "Kedua wilayah tersebut sudah ditetapkan sebagai zona khusus dan di dalamnya sudah bermukim sekitar 1.286 jiwa," katanya di Padang Aro, hari ini.

    Untuk wilayah Tandai dengan luas sekitar 2.458 hektare, ada sekitar 1.086 atau 366 Kepala Keluarga yang tinggal.

    Berdasarkan keterangan masyarakat di daerah tersebut, mereka sudah merintis atau membuka lahan perkampungan di wilayah Tandai sekitar tahun 1971. Pada 1972 masyarakat semakin bertambah banyak untuk membuka lahan di kawasan itu.

    Namun pada 1972 tersebut terjadi wabah malaria sehingga masyarakat meninggalkan daerah Tandai.

    Pada tahun 1974 masyarakat kembali ke perkampungan Tandai dan pada 1991-1992 pihak taman nasional melakukan pengukuran didampingi oleh kepala Desa Sungai Aro bersama tokoh masyarakat setempat.

    "Dari hasil pengukuran tersebut diketahui bahwa Dusun Tandai berada di dalam kawasan Taman Nasional Kerinci," katanya.

    Sekarang di Tandai sudah ada empat Jorong yaitu Jorong Tandai, Tandai Atas, Tandai Simpang Tiga, Tandai Bukik Bulek sedangkan di Koto Parik Gadang Diateh hanya ada Jorong Simanau.

    Pada Tahun 2006 daerah Tandai ini sudah berada dalam zona khusus tetapi hanya untuk permukiman saja sedangkan jalan untuk menuju daerah tersebut masih zona rimba sehingga tidak bisa diganggu.

    Pada tahun 2013 sesuai dengan surat keputusan Dirjen PHKA No.124/IV-SET/2014 tanggal 11 Juni 201, jalan menuju ke Tandai sudah masuk zona khusus dan jalan bisa ditingkatkan.

    "Tapi untuk peningkatan jalan ke daerah Tandai ini harus ada izin dari Kementerian kehutanan," katanya.

    Masyarakat boleh memanfaatkan lahan yang telah ada, tapi tidak boleh membuka lahan baru.

    Di daerah Tandai, katanya, juga sudah ada fasilitas umum seperti jalan sepanjang 6,5 kilometer, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Puskesmas Pembantu dan surau, masjid, mushala dan penggilingan padi. (Antara)

    Kerincinews.com Email : kerincinews@gmail.com Twitter : @kerincinews1 Terima kasih telah membaca :Ribuan Hektar Taman Nasional Kerinci Sudah Ditinggali Warga
    • Komentar G+
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Ribuan Hektar Taman Nasional Kerinci Sudah Ditinggali Warga Rating: 5 Reviewed By: Adminn Kerincinews
    Scroll to Top
    //add jQuery library