• Pilihan

    Sidang Bansos Kerinci, Pengacara Minta Tes Forensik

    Palu
    KERINCINEWS.COMJAMBI - Sidang lanjutan pada kasus dugaan korupsi dana pinjaman daerah Kabupaten Kerinci tahun 2008 dan dana Bantuan Sosial (Bansos) Tempat Ibadah Setda Kabupaten Kerinci tahun 2008, yang digelar di PN Jambi, Rabu (17/9) dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.

    Kuasa hukum 5 orang terdakwa, Ramli Taha meminta Majelis Hakim untuk melakukan tes forensik terhadap alat bukti yang diajukan JPU, yaitu yang berupa bukti tandatangan pada penerimaan sejumlah uang.

    Tes forensik tanda tangan dilakukan untuk mengetahui keaslian alat bukti yang diajukan oleh JPU, yang menurut Ramli Taha dipalsukan oleh oknum tak bertanggung jawab.

    "Kami meminta alat bukti berupa list tandatangan pada bukti penerimaan uang dari JPU di uji forensik di Polda Sumsel (Palembang)," katanya, Rabu (17/9).

    Pada persidangan sebelumnya, alat bukti berupa tandatangan sudah dikonfrontir di hadapan majelis hakim. Dan terbukti, tandatangan kelima terdakwa, berbeda dengan tandatangan pada alat bukti yang diajukan JPU. "Dilihat di SIM, KTP serta dokumen resmi lainnya, tandatangan kelima terdakwa berbeda dengan tandatangan dari alat bukti yang ada," lanjutnya.

    Selain itu, Ramli Taha juga menilai kasus ini janggal, karena beberapa orang saksi yang dihadirkan oleh JPU bukan merupakan orang yang bersentuhan langsung dengan kelima kliennya, namun lebih kepada teknis pencairan dana Bansos.

    "Dakwaan jaksa masih kabur dan rancu, karena saksi yang dihadirkan (Zulpikar,Syukur serta 3 saksi lain) bukanlah orang yang bersentuhan langsung dengan klien saya, namun lebih ke teknis pencairan," ujarnya.

    Sementara Adi Muhklis juga tidak jelas, lanjutnya tanda tangan yang di klaim sebagai bukti itupun tidak tahu didapat dari mana.

    Pada sidang lanjutan kasus ini, dengan agenda mendengrkan keterangan tiga orang saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum, satu diantaranya adalah Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kerinci, Makruf Kari. Saat memberikan keterangannya, Makruf banyak menjawab tidak tahu.

    Saat hakim bertanya tentang dana Bansos, ia mengaku banyak tidak tahu terkait dana Bantuan Sosial (Bansos). Makruf mengaku mengetahui penggunaan dana Bansos sebesar Rp 2,5 miliar d dana tersebut untuk bantuan pembangunan rumah ibadah dan mesjid.

    "Saya tidak tahu Pemerintah Daerah Kabupaten Kerinci ada meminjam di salah satu bank sebesar Rp 7,5 miliar, d kapan pencairannya," katanya diruang sidang.

    Dikatakannya, sepengetahuan dirinya bahwa pihak Pemda meminjam di bank BNI. Tidak ada lakukan peminjaman di bank-bank lainnya."Setahu saya hanya di bank BNI. Tidak ada meminjam di bank lain,"terangnya.

    Sementara terkait pemberian uang kepada dua anggota DPRD, yakni Adi Muklis dan Munir dari Zulfikar selaku Bendahara Sekretariat Pemkab Kerinci, Makruf mengaku tidak mengetahui tentang hal itu.

    Ditambahkannya, ia juga mengaku tidak tahu uang yang diberikan tersebut berasal dari Bansos atau dari pinjaman bank di BNI.

    "Sidang akan kembali dilanjutkan Rabu pekan depan untuk mendengarkan keterangan saksi. Dengan ini sidang ditutup,"tutup hakim.

    Seperti diketahui, lima anggota DPRD Kabupaten Kerinci periode 2004‑2009 didakwa dua pasal tindak pidana korupsi dalam sidang perdana di Pengadilan Tipikor di Jambi, Rabu (23/7). Mereka didakwa bersalah dalam kasus dugaan korupsi bersumber dana pinjaman daerah Kabupaten Kerinci 2008 dan dana Bantuan Sosial Tempat Ibadah Setda Kabupaten Kerinci 2008.

    Dalam sidang kasus yang merugikan negara Rp 2,5 miliar, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Sungaipenuh mendakwa terdakwa Musrimin, Nopantri, Ade Utama, Agus Irmanto, dan Said Abdullah dengan pasal berlapis.

    JPU mendakwa mereka dua pasal tipikor. Yakni, dakwaan primair Pasal 2 dan dakwaan subsidair Pasal 3 jo Pasal 18 Undang‑undang Nomor 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang‑undang Nomor 20/2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke (1) KUHP.

    Kerincinews.com Email : kerincinews@gmail.com Twitter : @kerincinews1 Terima kasih telah membaca :Sidang Bansos Kerinci, Pengacara Minta Tes Forensik
    • Komentar G+
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Sidang Bansos Kerinci, Pengacara Minta Tes Forensik Rating: 5 Reviewed By: Adminn Kerincinews
    Scroll to Top
    //add jQuery library