• Pilihan

    Arfandi Bersumpah Tak Nikmati Hasil Korupsi

    afandi
    KERINCINEWS.COM, JAMBI- Mantan Sekda Kabupaten Merangin, Arfandi yang menjadi terpidana kasus korupsi APBD Merangin tahun 2007, bersumpah apabila dia menikmati uang yang dituduhkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangko, maka mantan Sekda Merangin ini akan keluar dari agama islam.

    Hal ini disampaikan Arfandi seusai sidang yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi, Rabu 15/10 (kemarin red) yang beragenda penyampaian tanggapan (kontra memori) dari JPU atas Peninjauan Kembali (PK) putusan yang diajukan Arfandi.

    “Saya bersumpah Demi Allah saya tidak menikmati uang itu, kalau saya menikamti uang itu saya siap keluar dari agama islam,” ujar mantan Sekda Kabupaten Merangin saat diwawancarai sejumlah wartawan, Rabu (15/10) kemarin.

    Dikatanya lagi, bahwa apa yang disampaikan oleh pihaknya adalah kebenaran dengan bukti hasil audit BPK pada tahun 2006. “Jaksa telah menuntut saya dengan menyatakan bahwa ada kerugian Negara pada tahun 2006. Ternyata dari audit bpk satu rupiah pun tidak kurang,” katanya.

    Ditambahnya lagi uang tersebut dipinjam oleh Ayakhudin sebesar Rp 5 miliar 760 juta lebih dan telah dikembalikan oleh Ayakhudin dengan lengkap yaitu 6 kali di BNI, dua kali di BPD dengan jumlah Rp 5 miliar 760 juta.

    Sementara itu, JPU dengen tegas menolak permohonan PK mantan Sekda Kabupaten Merangin tersebut.

    "Kita minta kepada hakim untuk menerima kontra memori dan menolak permohonan PK," ujar JPU Bagus dan Alex Hutauruk dalam pembacaan PK secara bergiliran.

    JPU Kejaksaan Negeri Bangko, Alex dan Hutauruk pada membacakan tanggapan mengatakan bahwa laporan BPK pada tahun 2007 yang diajukan terdakwa merupakan laporan kepatutan Pemkab Merangin pada tahun 2006.

    “BPK RI tidak dirancang khusus untuk menumukan ketidak patuhan dan tidak mengeluarkan penilaian hanya mengeluarkan rekomendasi saja,” sebut JPU.

    Terkait putusan Ayakhudin, JPU menyebutkan dalam putusan Ayakhudin, hakimmemvonis karena dia melakukan tipikor secara bersama-sama. Dalam hal ini Arfandi dan Ayakhudin. “Pemohon hanya mengambil keterangan yang menguntungkan untuk dirinya, tidak secara keseluruhan,” terang JPU.

    Pada persidangan sebelumnya, mantan Sekda Kabupaten Merangin, Arfandi sudah mengajukan dua alat bukti baru (Novum) yaitu laporan hasil BPK tahun 2007 dan putusan perkara Ayakkudin.

    Kerincinews.com Email : kerincinews@gmail.com Twitter : @kerincinews1 Terima kasih telah membaca :Arfandi Bersumpah Tak Nikmati Hasil Korupsi
    • Komentar G+
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Arfandi Bersumpah Tak Nikmati Hasil Korupsi Rating: 5 Reviewed By: Adminn Kerincinews
    Scroll to Top
    //add jQuery library