• Pilihan

    Internet Mati Total, Indonesia Bisa Ambruk

    onno
    KERINCINEWS.COM, JAKARTA - Di era serba internet seperti sekarang ini, sulit dibayangkan kalau koneksinya beneran mati total. Industri bakal kalang-kabut? Yang pasti, Indonesia akan kembali ke masa 20 tahun silam seperti saat internet belum hadir di negeri ini.

    Demikian dikhawatirkan pegiat internet Onno W. Purbo. Ia takut, jika seluruh penyelenggara jasa internet (ISP) di Indonesia yang jumlahnya mencapai lebih dari 300-400 perusahaan, beramai-ramai menutup akses layanannya.

    "Yang pasti Indonesia akan kembali ke masa sebelum masuk internet, kayak di tahun 1994," sesal Onno saat berdiskusi dengan Wartawan di kantor pusat PT Indosat, Jakarta. Waktu itu Onno ikut hadir dalam pertemuan terbatas membahas kasus Indar Atmanto. (Baca juga : Gawat! Internet Indonesia Terancam Mati Total)

    Seperti diketahui, ditolaknya kasasi mantan Dirut Indosat Mega Media (IM2) itu -- yang kemudian malah menambah berat masa hukumannya dari 4 tahun menjadi 8 tahun -- telah membuat para penyelenggara ISP takut-takut dalam berbisnis internet.

    Tak mau ikut masuk penjara, mereka pun menginginkan kepastian status lisensi yang mereka miliki di mata hukum. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) bersama dengan komunitas internet lainnya berupaya mencari kepastian hukum dengan menyurati Kementerian Kominfo dan Mahkamah Agung (MA). (Baca juga : Email dari Onno W. Purba Untuk Kerincinews.com)

    "Kalau ternyata fatwa MA berlaku sama untuk semua, kami akan taat hukum. Internet akan kami matikan. Ini bukan bentuk protes, tapi kami tidak mau menjadi napi (seperti Indar). Daripada masuk penjara, lebih baik kami matikan saja koneksi internetnya," kata Semmy Pangerapan, Ketua Umum APJII.

    Pilihan sulit ini terpaksa ditempuh para ISP, meskipun konsekuensinya bisa bikin Indonesia ambruk dan industrinya kolaps. Tapi kata mereka, mau bagaimana lagi. Kalau hukum sudah berbicara, mereka mengaku tak bisa apa-apa kecuali mematuhi peraturan yang ada.

    Menurut Irvan Nasrun, Chief of Network Security APJII, jika internet di Indonesia mati total akan menyebabkan kerugian yang luar biasa dahsyatnya. Dalam hitung-hitungannya, transaksi internet di Indonesia menghasilkan uang Rp 3 miliar setiap dua menit. Itu artinya, ada Rp 90 miliar tiap jam yang akan hangus.

    "Itu baru dari transaksi di IDX (bursa efek Indonesia) saja. Belum lagi dari transaksi lainnya seperti online trading, e-commerce, transaksi bisnis di perkantoran, dan masih banyak lagi. Total kerugiannya estimasi saja dalam sehari sudah rugi berapa," pungkasnya

    Kerincinews.com Email : kerincinews@gmail.com Twitter : @kerincinews1 Terima kasih telah membaca :
    • Komentar G+
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Internet Mati Total, Indonesia Bisa Ambruk Rating: 5 Reviewed By: Adminn Kerincinews
    Scroll to Top
    //add jQuery library