• Pilihan

    2017, Jumlah Penyuluh Tersisa 400 Orang

    Penyuluh

    KERINCINEWS.COM, KERINCI - Pemberlakuan moratorium rekrutmen CPNS mulai tahun 2015 hingga lima tahun ke depan membuat jumlah penyuluh berkurang. Hal ini diungkapkan Sekretaris Bakorluh Provinsi Jambi, Drs. Dasra, M.T.P., saat menjadi pembicara perikanan di UPTD BBI Provinsi Jambi, Pendung Hiang, kemarin (5/12).


    “Adanya moratorium CPNS oleh pemerintah pusat berpengaruh besar terhadap penyuluhan di Provinsi Jambi,” katanya.

    Pasalnya, lanjut dia, berdasarkan data jumlah penyuluh baik itu di bidang pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan sekitar 834 PNS. Berdasarkan perkiraan, jumlah penyuluh di tahun 2017 mendatang akan berkurang menjadi sekitar 400 penyuluh.

    “Moratorium CPNS mengurangi tenaga penyuluh. Jumlah penyuluh tahun 2017 hanya tinggal 400 orang karena banyak yang sudah pensiun,” ujar Dasra.

    Dengan berkurangnya jumlah tenaga penyuluh, kemudian berdasarkan hasil konsultasi dengan Kemenpan, ke depan akan dilakukan pengangkatan tenaga penyuluh swadaya. Selain itu, ia juga menambahkan, untuk honorium penyuluh swadaya sudah bisa diambil oleh penyuluh tersebut. Ia berharap kepada Kepala SKPD di instansi kabupaten/kota untuk menginformasikan kepada penyuluh tersebut.

    Sementara itu, Ir. Gunawarman, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Sarolangun, mengungkapkan, saat ini Kabupaten Sarolangun belum memiliki penyuluh di bidang perikanan. Untuk itu, lanjutnya, dirinya berharap pemprov untuk menempatkan penyuluh perikanan di Kabupaten Sarolangun.

    Di tempat terpisah, Wali Kota Sungai Penuh Asyafri Jaya Bakri (AJB), mengatakan, untuk mewujudkan ketahanan pangan ada dua pendekatan yang bisa digunakan yakni pendekatan fungsional sumber daya dan pendekatan koordinasi struktural.

    Pendekatan fungsional sumber daya, menurut wali kota, lebih menekankan pada kapasitas para penyuluh, di mana para penyuluh pertanian harus berpikir bagaimana produksi meningkat, menciptakan keragaman pangan, menciptakan paradigma tidak monokultur agar tidak semata-mata beras.

    "Untuk mewujudkan hal tersebut penyuluh harus bermutu, memiliki wawasan luas, punya keterampilan, punya referensi dan komparasi. Bagaimana di tengah kondisi keterbatasan lahan, para penyuluh harus bisa menganjurkan penggunaan teknologi untuk peningkatan produksi," papar wali kota.

    Sementara pendekatan koordinasi struktural lebih mengedepankan peran dan fungsi SKPD dalam melakukan sinergisitas untuk mewujudkan Ketahanan Pangan melalui program dan kegiatan.

    "Sebab setiap SKPD intinya adalah melakukan tugas pemberdayaan masyarakat," terangnya.

    "Kita memang sudah melakukan pemberdayaan, tapi apa sudah diukur implikasinya terhadap masyarakat, itu yang harus kita perjelas," tegas wali kota.

    AJB juga mengingatkan agar SKPD mengambil inisiatif untuk membantu mencarikan solusi pemasaran bagi komoditas milik petani yang sudah mengalami surplus. "Sedangkan untuk komoditas yang belum surplus kita upayakan supaya bisa surplus," terangnya.



    Kerincinews.com Email : kerincinews@gmail.com Twitter : @kerincinews1 Terima kasih telah membaca :2017, Jumlah Penyuluh Tersisa 400 Orang
    • Komentar G+
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: 2017, Jumlah Penyuluh Tersisa 400 Orang Rating: 5 Reviewed By: Adminn Kerincinews
    Scroll to Top
    //add jQuery library