• Pilihan

    92 Titik di Jambi Rawan Banjir dan Longsor

    longsor
    KERINCINEWS.COM, KERINCI - Sebanyak 78 titik rawan banjir dan 14 lokasi rawan longsor di Provinsi Jambi, perlu diwaspadai selama musim penghujan kali ini. Terkait itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi menyiapkan posko informasi dan penanganan bencana, serta penyiapan rehabilitasi pascabencana.


    Sebagaimana diberitakan Jambi Independent (harian satu grup dengan RadarPena.com di WSM Media Group), data BPBD Provinsi Jambi menyebutkan, titik-titik rawan banjir tersebar pada 10 dari 11 kabupaten/kota. Jumlah titik rawan terbanyak di Kabupaten Bungo (14 titik), Merangin (9), Tebo (9), Kota Jambi (8), Tanjung Jabung Barat (8), Muarojambi (7), Sarolangun (7), Batanghari (7), Kerinci (4), Tanjung Jabung Timur (4), serta Sungai Penuh (1).


    Sementara lokasi rawan longsor tersebar pada 5 kabupaten/kota, yaitu Kerinci (5), Merangin (4), Sungai Penuh (2), Bungo (2), dan Sarolangun (1). "‎Pemetaan ini menjadi acuan kami untuk mengantisipasi banjir dan longsor selama musim hujan," ujar Arif, Kepala BPBD Provinsi Jambi.


    Menurutnya, seperti pada tahun-tahun sebelumnya, banjir bandang yang kerap terjadi di wilayah barat Jambi, seperti Kerinci dan Sungai Penuh, sangat mungkin terulang pada tahun ini. ‎Bencana serupa potensial pula terjadi pada wilayah lainnya, mengingat pembukaan hutan di sepanjang daerah aliran Sungai Batanghari semakin parah. Kondisi topografi hutan di sepanjang DAS Batanghari pada wilayah barat juga terbilang curam sepanjang kawasan Bukit Barisan.


    Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Jambi, Dalmanto, mengimbau warga agar waspada memasuki musim penghujan ini.‎ Imbauan tersebut mengingat di Jambi sudah memasuki musim penghujan dan daerah bantaran sungai yang kerap dilanda banjir itu yakni, Kabupaten Bungo, Tebo, Merangin, Sarolangun, Batanghari dan Kabupaten Muarojambi serta wilayah Seberang Kota Jambi rawan banjir. "Di akhir tahun banjir memang selalu datang, apalagi kabupaten yang dekat dengan bantaran sungai. Dalam waktu dekat kita akan mengadakan rapat kesiapsiagaan dan mengundang pemerintah kabupaten/kota," katanya.


    Untuk antisipasi, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah dan pembahasan mengenai peralatan, tim, dan bantuan yang akan diberikan kepada korban banjir. Berkaca dari pengalaman tahun lalu, Kabupaten Bungo, Merangin dan Tebo adalah daerah yang lebih dulu terkena banjir, karena wilayah mereka berada di hulu Sungai Batanghari.


    Selain banjir, masyarakat juga diminta untuk mewaspadai longsor yang terjadi di musim penghujan ini. Apalagi untuk kabupaten yang dikelilingi perbukitan, seperti Kabupaten Kerinci, Merangin, Sarolangun dan Kota Sungaipenuh. Dalmanto mengakui bahwa BPBD Provinsi Jambi belum memiliki alat berat untuk menanggulangi longsor jika terjadi. Biasanya BPBD selalu dibantu Dinas Pekerjaan Umum (PU), sesuai koordinasi.


    Dia juga mengungkapkan bahwa ada beberapa titik lokasi yang sering terjadi banjir di Kota Jambi akibat air limpahan dari hulu. Di antaranya Kecamatan Danau Teluk, Pelayangan, Telanaipura, Pasar Jambi dan Kecamatan Jambi Timur. Sementara itu, data dari Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara Penerbangan Suthan Thaha Jambi, melalui Prakirawan Cuaca, Dwi Santoso, mengatakan bahwa ke depan wilayah Jambi akan kerap diguyur hujan.


    Menurut perkiraan, awal musim penghujan sebenarnya di bulan Oktober, tetapi rupanya bergeser di bulan November. Sejak beberapa hari ini pun hujan turun dengan curah hujan yang cukup besar dan hampir merata di seluruh kabupaten di Jambi. 


    Kerincinews.com Email : kerincinews@gmail.com Twitter : @kerincinews1 Terima kasih telah membaca :92 Titik di Jambi Rawan Banjir dan Longsor
    • Komentar G+
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: 92 Titik di Jambi Rawan Banjir dan Longsor Rating: 5 Reviewed By: Adminn Kerincinews
    Scroll to Top
    //add jQuery library