• Pilihan

    Dua Kubu di Golkar Sepakat Pilkada dan Pilpres Langsung

    KERINCINEWS.COM, JAKARTA - Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie dan kubu Agung Laksono sepakat bahwa pemilihan kepala daerah harus dipilih langsung oleh rakyat, bukan melalui DPRD. Hal serupa berlaku untuk pemilihan presiden, di mana calon presiden dipilih langsung oleh rakyat, bukan oleh MPR.

    "Beberapa hal tentang pilkada atau pun pilpres langsung sudah disetujui. Golkar akan mendukung demokrasi yang dipilih langsung oleh rakyat," kata juru runding kubu Agung, Priyo Budi Santoso usai pertemuan di Kanto DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa (22/12/2014).

    Hal serupa disampaikan Theo L Sambuaga, juru runding kubu Aburizal Bakrie. Meski semula mendukung pilkada lewat DPRD, menurut dia, saat ini sikap pihaknya berubah. Hal tersebut tak lain karena desakan masyarakat yang masih menginginkan pilkada langsung.

    Sementara untuk pilpres, kata dia, sejak awal Golkar kubu Aburizal memang menginginkan pilpres dipilih langsung oleh rakyat.

    "Kita menegaskan tidak ada niat merubah pilpres jadi dipilih oleh MPR," ujarnya.

    Pertemuan ini adalah pertemuan pertama antara kedua kubu pasca-keputusan Kementerian Hukum dan HAM yang mengembalikan penyelesaian konflik kepada internal Golkar. Masing-masing kubu telah menunjuk lima orang juru rundingnya.

    Dari kubu Agung, lima orang itu adalah Andi Matalatta, Priyo Budi Santoso, Ibnu Munzir, Agun Gunandjar Sudarsa, dan Yorrys Raweyai. Sementara itu, juru runding dari kubu Aburizal ialah Sharif Cicip Soetardjo, MS Hidayat, Freddy Latumahina, Theo L Sambuaga, dan Aziz Syamsuddin.


    Kerincinews.com Email : kerincinews@gmail.com Twitter : @kerincinews1 Terima kasih telah membaca :Dua Kubu di Golkar Sepakat Pilkada dan Pilpres Langsung



    sumber ;kompas.com
    • Komentar G+
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Dua Kubu di Golkar Sepakat Pilkada dan Pilpres Langsung Rating: 5 Reviewed By: Adminn Kerincinews
    Scroll to Top
    //add jQuery library