• Pilihan

    Kerinci Kebagian Program SANIMAS

    KERINCINEWS.COM, KERINCI - Program Sanitasi Berbasis Masyarakat (SANIMAS) dinilai cukup berhasil mengatasi masalah sanitasi di permukiman padat penduduk. Hingga awal tahun 2013, sudah ada 573 lokasi SANIMAS yang tersebar di seluruh Indonesia. Program ini terus dikembangkan hingga 2015.

    Tahun 2014, Kabupaten Kerinci termasuk salah satu daerah yang mendapat jatah program ini, melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya, yakni bertempat di Desa Pelompek Kecamatan Gunung Tujuh. Program penyediaan sarana prasana air limbah bagi masyarakat ini telah berjalan hingga kemajuan fisik dari 40 persen lebih.

    Hal ini dibenarkan oleh Kabid Cipta Karya Dinas PU Kabupaten Kerinci Maya Novefri, ia menyampaikan, tahun 2014 Kerinci kebagian program Sanitasi Berbasis Masyarakat (SANIMAS), yaitu dipusatkan di Pelompek, Gunung Tujuh.

    “Tahun 2009 Kerinci menjadi percontohan Nasional Program SANIMAS yaitu pembangunan MCK di Kelurahan Pasar Sungaipenuh tapatnya di Mesjid Baiturahim,” jelasnya.

    Dijelaskannya, untuk mendapat SANIMAS, Kerinci telah memiliki Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK), lokasi pendesaan yang dipilih telah melakukan tiga kali program PNPM Mandiri dan terdapat sharing dana APBD sebesar lima persen untuk biaya operasional.

    Kabid Cipta Karya Dinas PU Kerinci mengatakan, program SANIMAS yang telah berjalan ini ditargetkan selesai akhir Desember 2014. Karena program ini bisa mendukung pencapaian target pembangunan milenium (Millennium Development Goals/MDGs) pada 2015, yaitu menurunkan 50 persen jumlah penduduk yang belum memiliki akses sanitasi.

    "SANIMAS ini adalh program, bukan proyek. Program dengan konsep pemberdayaan masyarakat di mana tiap lokasi akan mendapatkan dana bantuan langsung masyarakat sebesar maksimal Rp 425 juta," katanya.

    "Keseluruhannya Kerinci dapat 3 desa yakni, Desa Pelompek, Desa Talang Kemuning, Desa Koto Tuo Pulau Tengah” kata Maya.

    Di Kerinci sendiri, kata Maya, lokasi program ini diprioritaskan dekat denga mesjid atau kawasan pasar, karena sebab lokasi ini bisa memberi jaminan untuk pengelolaan dari sanimas secara berkelanjutan. Dan program ini bisa dijaga karena memang dibutuhkan.

    “Pelaksanaan program ini sudah mencapai lebih dari 70 persen” katanya lagi.

    Dari total bantuan langsung masyarakat (BLM) Rp 425 juta tersebut, lima persen di antaranya merupakan biaya persiapan, perencanaan dan operasional yang dilakukan oleh masyarakat. Dana itu tidak diperolehkan untuk membayar gaji atau honor BKM atau fasilitator.

    Sedangkan upah tenaga kerja konstruksi sudah ditetapkan maksimal 35 persen dan minimal 60 persen untuk biaya konstruksi.

    SANIMAS ini terbuka untuk di pantau dan diawasi oleh masyarakat, ataupun LSM, sebab di webside sanimas tersebut sudah disiapkan ruang untuk memberikan laporan atau kritikan, secara online, dengan mengisi form yang sudah disipakan.

    Atau bisa mengirim surat ke Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Cipta Karya Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman, Sub Direktorat Air Limbah Jl. Patimura No. 20, Kebayoran Baru Jakarta Selatan. Telp/Fax. 021-72797181.

    “Untuk masukan, kritikan sudah disiapkan, silahkan masukkan ke alamat yang sudah ada,” tutupnya.


    Kerincinews.com Email : kerincinews@gmail.com Twitter : @kerincinews1 Terima kasih telah membaca :Kerinci Kebagian Program SANIMAS
    • Komentar G+
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Kerinci Kebagian Program SANIMAS Rating: 5 Reviewed By: Adminn Kerincinews
    Scroll to Top
    //add jQuery library