• Pilihan

    Pemekaran Kodim Kerinci Mendesak

    kodim

    KERINCINEWS.COM, KERINCI - Mabes TNI membuka pintu jika pemerintah daerah di provinsi Jambi ingin mengusulkan pemekaran Komando Daerah Militer (Kodim) 0417 yang berada di Kabupaten Kerinci. Hal itu terkesan Mabes TNI member perhatian terhadap Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh karena maraknya kasus bentrokan massa. Diketahui, sejauh ini sudah sering terjadi bentrok massa di dua daerah itu yang mencapai 5 kali. Terakhir, satu bulan lalu terjadi lagi bentrok masyarakat dua desa yakni antara Desa Kumun dan Desa Tanjung Pauh yang merenggut 1 korban jiwa.


    Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen Fuad Basya mempersilahkan jika masyarakat Kerincin mengusulkan pemekaran kodim. Ia membenarkan, salah satu yarat pemekaran kodim tingginya intensitas konflik horisontal seperti bentrokan massa.   “Masyarakat Kerinci silahkan ajukan permintaan ke Kodam,” katanya.


    Namun, katanya, akan lebih baik lagi jika pengajuan untuk memekarkan kodim dilakukan langsung oleh pemerintah daerah.  “Baiknya pemerintah daerah  yang mengajukan. Pemerintah daerah berkoordinasi dengan Dandim (komandan kodim) setempat untuk memekarkan Kodim. Nantinya bila sudah di ajukan, maka Panglima TNI akan melakukan pertimbangkan untuk ditingkatkan,” katanya.


    Lantas kedepannya jika gangguan keamanan di kabupaten semakin meningkat, maka cukup mendesak dilakukan pemekaran kodim. Namun sejauh daerah tidak rawan konflik maka tidak perlu dilakukan Kodim. Memang ia mengatakan idealnya jumlah kodim dalam satu provinsi mengikuti jumlah Kabupaten dan Kota. “Tidak harus satu Kabupaten satu Kodim. Bilamana kabupaten itu sangat rawan konflik maka lebih bagus ada Kodim disana,” tambahnya.


    Terpisah, Nuzran Joher Sekretaris Jenderal DPP Masyarakat Peduli Kerinci meminta Bupati Kerinci dan Walikota Sungai Penuh untuk memekarkan Kodim di Kerinci. “Saya minta Kodim Kerinci  segera  di mekarkan dalam waktu cepat,” katanya. Dua daerah, sebut Nuzran sangat membutuhkan aparat keamanan mulai dari TNI dan Polri.


    Dirinya mengakui didaerahnya sering terjadi konflik. Penyebab tidak terlepas dari banyaknya penganguran dan narkoba serta minuman keras. Ia mencontohkan, bila saja terjadi bentrokan di Kerinci dan Sungai Penuh aparat keamanan setempat kekurangan personil TNI dan Polri. “Kalau terjadi bentrokan ,Brimob saja di datangkan dari Bangko yang jauh dari Kerinci,“ katanya.


    Nuzran  Joher menyebutkan meletuskan kembali kerusuhan di dua desa itu tidak terlepas dari lemahnya Intelijen dalam menganalisa kejadian tersebut. “Seharusnya mereka tahu apa yang akan terjadi kembali, sehingga bisa diantisipasi,” sebutnya. Pihaknya meminta Bupati danWalikota untuk mengoptimalkan dana dana untuk pemuda dalam kegiatan positip untuk Kabupaten Kerinci dan Walikota.


    Sementara Kapolres Kerinci AKBP Sri Winugroho mengatakan tugas pengamanan lingkungan  bukan tugas pihak kepolisian saja. Namun pengamanan adalah  tugas masyarakat dan tokoh adat di desa Kumun dan Tanjung Pauh.


    Untuk penempatan Anggota Brimob,sebut Winu memerlukan dana yang menempatkan mereka. Dirinya merasa pengamanan yang ada di rasa cukup. “Saya minta mereka damai ,jangan ada keributan lagi,perdamaian lebih baik dilakukan,” katanya.


    Diketahui Provinsi Jambi memilik 11 Kabupaten dan Kota  berpenduduk 3 jutaan hanya memiliki satu Korem yaitu Korem 042 Garuda Putih. Dalam wilayah korem hanya terdapat Kodim 0417 Kerinci, Kodim 0415 Batanghari, Kodim 0419 Tanjab, Kodim Bute 016  dan Kodim Sarko 0420. - See more at: http://radarpena.com/read/2014/12/23/14224/24/2/Pemekaran-Kodim-Kerinci-Mendesak-#sthash.OJpaWf7a.dpuf


    Kerincinews.com Email : kerincinews@gmail.com Twitter : @kerincinews1 Terima kasih telah membaca :Pemekaran Kodim Kerinci Mendesak
    • Komentar G+
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Pemekaran Kodim Kerinci Mendesak Rating: 5 Reviewed By: Adminn Kerincinews
    Scroll to Top
    //add jQuery library