• Pilihan

    Praktik Nikah Siri Merebak di Jambi

    KERINCINEWS.COM, JAMBI - Meski jarang yang memanfaatkan, namun ternyata praktik nikah siri di Kota Jambi ada. Diam-diam masyarakat mulai menggunakan jasa ini. Menariknya nikah rahasia ini mulai menyasar bukan hanya pada orang umum, tapi juga pada sejumlah oknum pejabat.

    Tribun Jambi melakukan penelusuran ke sebuah kawasan di Jambi bagian timur untuk mengetahui praktek nikah siri pada Jumat (12/12) pekan lalu. Di sana Tribun menemui warga sekitar tempat praktik nikah dan pasangan yang melakukan pernikahan siri. Dari luar rumah sederhana itu terlihat biasa saja. Tak ada yang aneh dari rumah itu.

    Namun rumah berpagar ini memang terkesan tertutup. Terlihat dari pagar dan pintu rumah yang tertutup rapat. Namun terlihat beberapa sepeda motor dan mobil terparkir di halaman depan rumah ini. Belum bisa dipastikan kendaraan-kendaraan itu adalah warga yang mengunjungi rumah itu.

    Seorang warga sekitar sebut saja G mengatakan dirinya sering mengantarkan orang-orang yang ingin melakukan nikah siri di sana. G mengatakan untuk melakukan nikah siri tidak banyak syarat yang dipenuhi, semuanya sesuai dengan nikah umum pernikahan yang sering dilakukan orang banyak.

    "Ini memang nikah siri, tapi cara dan syaratnya sama seperti nikah umum," ujar G. G mengatakan seperti halnya nikah umum, bagi yang ingin nikah siri perlu membawa saksi, wali (keluarga) dan lain-lain.

    "Tapi saat mau nikah membayar Rp 600 ribu sebagai wakaf pada kiainya," katanya.

    G juga menjelaskan saat pernikahan berlangsung, semua berjalan khidmat. Doa-doa yang dilantunkanpun panjang dan penuh makna. Sehingga yang mendengarkanpun menjadi terkesima.

    "Aku saja dengarnya merinding, karena doa khusyuk," katanya.

    Setelah itu Tribun berupaya mencari informasi dengan menemui pihak yang biasa menjadi penghulu pada nikah siri tersebut. Tribun mencoba menanyakan apa yang menjadi syarat atas pernikahan ini.

    "Tak ada, yang penting ada pasangan, wali dan foto kedua calon pengantin," kata orang tersebut.

    Sang penghulu sebut saja AA mengatakan semua proses akad nikah sesuai dengan hukum dan syarat sah nikah. Namun dia mengatakan itu semua akan dirahasiakan, sesuai dengan permintaan pasangan.

    "Ini rahasia, saya tak berani bilang-bilang," jelasnya.

    Menurut sang penghulu banyak kalangan yang sudah datang padanya. Dia juga tak pernah meminta uang atau meminta permintaan khusus dalam pernikahan ini. Dia hanya melayani permintaan masyarakat. Apalagi pernikahan ini adalah suci dan ikatan pada Tuhan.

    "Saya punya niat baik menikahkan orang, tapi niat orang lain siapa yang tahu. Tapi dia sudah punya ikatan pada Allah," katanya.

    Terpisah, akhir pekan lalu, Tribun juga berhasil menemui seorang pria, sebut saja AS yang biasa menikahkan secara siri. Dikatakannya dirinya sudah membuka layanan pernikahan siri sudah sejak tahun 2010. Namun dalam selama empat tahun perjalanan sempat juga ditutup.

    " Jadi selama empat tahun tidak rutin, dulu ditahun 2012 sempat berhenti karena ada satu hal, hingga di ujung 2013 dibuka kembali," ujarnya. Namun AS menyebutkan dalam perjalanan praktiknya banyak mendapat kontroversi. Dia mengatakan warga sekitar sempat protes dengan praktiknya itu, karena dianggap akan menyesatkan masyarakat.

    "Saya pernah didatangi warga, nah saat itu saya tutup dulu," katanya. AS menyebutkan dia membuka kembali praktiknya itu karena ada seorang yang meminta dinikahkan secara siri, karena saat itu orang itu ada masalah dengan orangtuanya.

    Dia menceritakan, orangtua warga tersebut tidak merestui hubungan mereka, namun hubungannya sudah bertahun lamanya. Sehingga dia mengatakan untuk menerima menikahkan pasangan tersebut. Menurut AS saat itu dia meniatkan semua yang dinikahkan adalah untuk kebaikan. Artinya dari pada terjebak dosa lebih baik diselamatkan dengan nikah siri.

    "Setiap yang menikah kita minta urus buku nikah, tapi itu terserah mereka saja," katanya. Terkait dengan besaran biaya nikah, dia mengatakan itu hanya untuk administrasi atau disedekahkan. Menurutnya setiap uang yang diberikan tidak dipaksa, namun atas kerelaan. Tapi karena sudah terbiasa, banyak yang bertanya jadi ditetapkan harganya.

    "Banyak yang tanya berapa, jadi saya tetapkan saja," katanya


    Kerincinews.com Email : kerincinews@gmail.com Twitter : @kerincinews1 Terima kasih telah membaca :Praktik Nikah Siri Merebak di Jambi



    sumber: tribunsjambi
    • Komentar G+
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Praktik Nikah Siri Merebak di Jambi Rating: 5 Reviewed By: Adminn Kerincinews
    Scroll to Top
    //add jQuery library