• Pilihan

    Isu Sertifikasi Dihapus, Guru di Kerinci Resah

    KERINCINEWS.COM, KERINCI - Isu penghapusan Tunjangan Profesi Guru (TPG) yang akan dilakukan pemerintah pusat akhirnya sampai juga di telinga para guru di Kerinci. Akibatnya, kini para pahlawan tanpa jasa tersebut menjadi resah. Ya, ini lantaran hampir semuanya (guru) menyakini isu tersebut menjadi kenyataan. Apalagi, penghapusan TPG begitu santer dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. Bahkan, isu penghapusan sertifikasi juga beredar melalui SMS, dengan isinya menyebutkan penghapusan TPG tercantum dalam surat keputusan bersama (SKB) Menteri Keuangan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 251/SKB/201.

    Arisman, seorang guru di Kerinci mengaku ada sejumlah guru yang menerima pesan singkat terkait akan adanya kebijakan pemerintah pusat untuk menghapus tunjangan guru termasuk tunjangan profesi yang berupa tunjangan sertifikasi. "Dalam SMS itu dibeberkan akan wacana tersebut, kita tidak tahu benar atau tidaknya," ungkapnya kepada harian ini, kemarin.

    Di SKB itu dijelaskan bahwa tunjangan sertifikasi yang dicabut mulai tanggal 1 Januari 2015 akan digantikan dengan tunjangan kesejahteraan yang besarnya dihitung sesuai golongan guru PNS yang bersangkutan. Golongan II A-B sebesar Rp 3 juta per bulan, golongan II C-D Rp 3,5 juta, dan golongan IIIA-B Rp 4 juta per bulan.

    Selanjutnya golongan III B-C Rp 4,5 juta, golongan IVA-B Rp 5 juta per bulan, dan golongan IV C-D Rp 6 juta per bulan. “TPG ini diberikan bersamaan dengan gaji tiap bulan,” ujarnya.

    Jika kebijakan tersebut memang dilaksanakan, lanjutnya, para guru tentu menerima. Kebijakan itu sudah menjadi hak pemerintah pusat dalam menetapkan kebijakan tersebut.

    "Kalau memang iya pun, mau bagaimana lagi. Itukan hak pemerintah kita," katanya.

    Benarkah isu tersebut? Kepala Dinas Pendidikan Kerinci, melalui Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kerinci, Tamarlan membenarkan akan adanya isu penghapusan tunjangan sertifikasi tersebut. Namun, informasinya belum jelas kebenarannya. Pasalnya, hingga saat ini belum ada koordinasi dari pemerintah.

    "Belum ada instruksi, termasuk surat edaran dari Mendikbud. Kita tunggu saja nantinya," jelasnya.

    Ditanya terkait tunjangan sertifikasi guru sebelumnya, Tamarlan mengatakan, sebagian guru sudah menerima tunjangan sertifikasinya melalui rekening bank yang sudah dimilikinya.

    "Sebagiannya belum cair, karena ada masalah. Terutama rekeningnya, nanti akan kita koordinasikan dengan pihak BRI untuk pencairannya," tandasnya.


    Kerincinews.com Email : kerincinews@gmail.com Twitter : @kerincinews1 Terima kasih telah membaca : Isu Sertifikasi Dihapus, Guru di Kerinci Resah


    Sumber: jambi independent
    • Komentar G+
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Isu Sertifikasi Dihapus, Guru di Kerinci Resah Rating: 5 Reviewed By: Adminn Kerincinews
    Scroll to Top
    //add jQuery library