• Pilihan

    Bongkahan Batu Luker Hapus Rasa Putus Asa

    KERINCINEWS.COM, KERINCI - Batu akik sedang mewabah di Jambi. Demam perburuannya terasa hingga ke sekujur Provinsi Jambi. Nilai ekonomis dan sensasi estetika, termasuk bumbu khasiat di dalamnya, membuatnya menjadi buruan penggila batu permata. Seperti batu lumut Kerinci di Muara Emat. Ratusan kilo batu diburu tanpa kenal hari

    NAMA Lumut Kerinci (Luker), dalam beberapa bulan terakhir terus menjadi pembicaraan masyarakat, terutama pecinta batu akik. Selain memiliki motif yang unik, batu ini juga memiliki kualitas yang mempuni, mengalahkan batu daerah daerah lain.

    Harganya pun mulai melangit, seiring dengan banyaknya permintaan dari luar daerah. Terlebih, batu Luker ini sudah menjuarai kontes batu akik yang dilaksanakan di sejumlah daerah di Indonesia. Namun untuk mendapatkannya tidak semudah yang diperkirakan. Pasalnya, untuk mendapatkan batu dengan kualitas yang baik dan motif unik, ternyata butuh perjuangan berat dan tentunya stamina yang prima.

    Pemburu Luker, harus melewati tebing yang curam, dan menyusuri aliran Sungai Batang Merangin, yang selama ini terkenal dengan keganasan arusnya yang sangat kuat, yang kerap kali menghanyutkan warga. "Makanya harga batu muara emat mahal pak. Karena untuk mengambilnya sangat sulit sekali," kata pedagang batu di muara emat.

    Dia mengaku, mendapatkan batu akik dari masyarakat sekitar yang bekerja mengumpulkan batu akik. Dari Kota Sungaipenuh, Desa Muara Emat bisa ditempuh dengan menggunakan mobil atau sepeda motor selama dua jam perjalanan. Desa yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Batang Merangin ini, masyarakatnya mayoritas hidup sebagai petani ladang.

    Sebelum memulai pencarian, ada beberapa hal yang perlu diingat. Pencari batu di muara emat, wajib membawa martil atau palu dari besi ukuran besar. Ini karena tingkat kekerasan batu di muara emat sangat keras, singga tidak bisa dipecahkan dengan alat pemukul ukuran kecil. Selain itu, pencari batu juga wajib membawa karung dan tali, jika ingin mendapatkan batu akik ukuran besar.

    Pasalnya, untuk mengangkat batu dari sungai dan membawanya naik ke jalan, membutuhkan wadah (karung) dan dan tali yang kuat. Jika tidak, maka jangan berharap dapat batu akik ukuran besar. Minggu (1/2) kemarin, Tribun mencoba menelusuri jalur pencarian batu akik di muara emat, yang selama ini terkenal dengan lumut kerinci, pirus, badar emas, badar besi, badar panca warna, dan berbagai jenis batu akik lainnya.

    Setelah sampai di Muara Emat sekitar pukul 12.00 WIB siang, seakan tidak ingin menunggu lama, rombongan yang berjumlah lima orang, langsung terjun ke sungai untuk mencari Luker yang mulai melegenda ini. Namun sayang, pencarian batu akik tidak berjalan mulus, karena saat itu air sungai batang merangin sedang naik, sehingga batu-batu yang terdapat ditengah dan pinggir sungai tidak lagi terlihat.

    Rombongan nyaris saja putus asa, setelah menelusuri beberapa puluh meter aliran sungai, namun tidak ada batu akik yang ditemui. Saat pencarian nyaris saja berakhir, tiba-tiba salah satu anggota rombongan berhasil menemukan sebuah bongkahan lumut kerinci seberat 200 kilo. Rasa lelah pun langsung hilang, muka yang sebelumnya cemberut berganti senyuman, karena lumut yang berhasil didapatkan memiliki motif yang cukup unik.

    Batu tersebut sepertinya sudah ditemukan oleh pencari batu sebelumnya, namun tidak diangkat karena bobotnya yang sangat berat. "Ini lumut yang sangat bagus," kata Pahdizul, pegawai Diknas Kerinci yang ikut mencari batu. Setelah larut dengan kegembiraan, rombongan baru menyadari akan menemui kesulitan. Pasalnya, palu yang dibawa tidak sanggup memecah batu. Sementara untuk mengangkatnya, juga tidak ada perlengkapan yang memadai.

    Namun dengan semangat dan keinginan yang besar, setelah istirahat makan siang, batu lumut raksasa tersebut mulai mencoba diangkat, dengan menggunakan tali akar, serta pelepah pohon pinang. Dengan kerja keras, akhirnya dalam waktu dua jam, batu akik tersebut berhasil diangkat ke mobil.


    Kerincinews.com Email : kerincinews@gmail.com Twitter : @kerincinews1 Terima kasih telah membaca :Bongkahan Batu Luker Hapus Rasa Putus Asa

    Tribunjambi.com
    • Komentar G+
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Bongkahan Batu Luker Hapus Rasa Putus Asa Rating: 5 Reviewed By: Adminn Kerincinews
    Scroll to Top
    //add jQuery library