• Pilihan

    Kompolnas Budi Waseso dan Badrodin Bermasalah untuk Jadi Kapolri

    Kompolnas Budi Waseso dan Badrodin Bermasalah untuk Jadi Kapolri
    Kompolnas Budi Waseso dan Badrodin Bermasalah untuk Jadi Kapolri
    KERINCINEWS.COM, JAKARTA - Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Adrianus Meliala menyebut, dari empat kandidat calon Kapolri, hanya nama Komjen Putut Eko Bayuseno dan Komjen Dwi Priyatno yang tidak memiliki persoalan. Sementara Komjen Budi Waseso dan Komjen Badrodin Haiti masih menyisakan persoalan.

    Adrianus mengatakan, Kompolnas memiliki lima pertimbangan untuk menetapkan calon Kapolri, yakni pangkat harus Komjen, jabatan harus memimpin divisi di Polri, harus eselon I, masih memiliki masa pensiun sekitar dua atau tiga tahun, pengalaman memimpin Polda tipe B dan A serta angkatan berdasarkan urutan dari Kapolri sebelumnya.

    "Dari lima indikator ini, hanya Dwi Priyatno dan Putut Eko Bayuseno yang masuk kriteria. Sementara Badrodin dan Budi Waseso tidak," ujar Adrianus di kompleks Mabes Polri pada Jumat (6/2/2015).

    "Badrodin itu tidak memenuhi masa aktif di polisi. Harusnya minimal kan masa aktifnya dua atau tiga tahun. Tapi dia kalau enggak salah 17 bulan lagi pensiunnya. Tapi karena pertimbangan lainnya masuk, jadi tetap kita masukan," lanjut Adrianus.

    Begitu juga dengan Budi Waseso. Adrianus mengatakan bahwa Budi Waseso sebenarnya tidak memenuhi kriteria pengalaman dalam memimpin Kepolisian Daerah tipe A. Budi diketahui hanya pernah menjabat sebagai Kapolda tipe B, yakni Gorontalo. Namun, kata Adrianus, karena kriteria yang lainnya sesuai, maka Budi pun lolos menjadi calon Kapolri.

    Adrianus menampik ada titip menitip di dalam proses seleksi kandidat Kapolri tersebut. Kompolnas, lanjut Adrianus, bekerja sesuai dengan Pasal 6 Perpres Nomor 17 Tahun 2011 tentang Kompolnas yang menyebutkan, "Kompolnas memberikan pertimbangan kepada presiden atas hasil pemantauan dan evaluasi kerja terhadap Kapolri, dalam rangka memberikan pertimbangan dan perwira tinggi Polri dalam rangka memberikan pertimbangan pengangkatan calon Kapolri".

    "Lagian kita juga sudah meminta izin kepada menko polhukam untuk gelar wawancara, istilahnya persiapan. Diizinkan, ya sudah," ujar Adrianus.

    Kompolnas memperkirakan, usulan nama dan pertimbangannya akan diserahkan ke Jokowi pada Senin (9/2/2015) mendatang. Adrianus menegaskan bahwa tidak ada kewajiban sang presiden menaati usulan Kompolnas. Semua dikembalikan lagi kepada hak perogratif presiden



    Kerincinews.com Email : kerincinews@gmail.com Twitter : @kerincinews1 Terima kasih telah membaca :Kompolnas Budi Waseso dan Badrodin Bermasalah untuk Jadi Kapolri
    • Komentar G+
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Kompolnas Budi Waseso dan Badrodin Bermasalah untuk Jadi Kapolri Rating: 5 Reviewed By: Adminn Kerincinews
    Scroll to Top
    //add jQuery library