• Pilihan

    KPPP Sungaipenuh Klaim Retribusi Sesuai Perda

    Pol-PP
    KERINCINEWS.COM, SUNGAIPENUH - Kepala Kantor Pengelola Pasar dan Parkir (KPPP) Kota Sungaipenuh membantah, adanya temuan anggota DPRD Kota Sungaipenuh mahalnya pungutan retribusi kepada pedagang serta ada pungutan liar yang dilakukan petugas.

    Menurutnya pungutan yang dilakukan putugas KPPP Kota Sungaipenuh sudah sesuai, dasar pungutan mereka yaitu Peraturan Daerah (Perda) nomor 13 tahun 2011 tentang pungutan retribusi pasar grosir dan Peraturan Walikota (Perwako) nomor 52 tahun 2009.

    “Retribusi yang kita pungut dari pedagang sudah sesuai dengan aturan yang ada. Semua pengutan yang kita ambil ada dasarnya yaitu Perda Nomor 13 dan Perwako Nomor 52 itu dasar kita,” jelas Ir Hendra Nasution kepada wartawan, kemarin.

    Menurut Hendra, sebelum Mai 2014 KPPP Kota Sungaipenuh sudah berupaya membantu para pedagang, dengan memungut retribusi sesuai dengan Perwako. Namun yang dilakukan mereka menjadi temuan BPK, sehingga KPPP Kota Sungaipenuh terpaksa menggunakan Perda sebangai dasar pungutan, itu pun sudah disosialisasikan jauh sebelum pemberlakuan Perda yaitu Juli 2012.

    “Sebelum bulan Mai 2014 tidak mengukuti Perda, tapi yang kita lakukan malah jadi temuan BPK, mereka mempertanyakan dasar kita memungut retribusi, kita sebut Perwako. Namun, BPK tidak memperbolehkan, sebab Perwako yang kita gunakan sebagai dasar pungutan batal setelah disahkannya Perda Nomor 13 Tahun 2011,” jelasnya.

    Menurut dia, pihaknya berupaya membantu para pedagang, dengan mengajukan retribusi pedadang ke Tim PAD untuk dibentuk Perwako baru, sayangnya apa yang dilakukan DPPP ditolak tim PAD.

    “Jika draf yang kita buat diterima tim PAD kemarin, maka januari 2015 ini bisa kita berlakukan harga retribusi baru. Sayangnya mereka menolak, penolakan itu pun sudah kita sampaikan ke pedagang,” terangnya.

    “Untuk persoalan ini klir dengan pedagang, maka tim PAD harus menemui para pedagang menjelaskan, mereka tidak percaya dengan penjelasan kita,” tambahnya.

    Kabid Pendapatan, DPPKA Kota Sungaipenuh Hj Hendriyatti juga membenarkan pungutan retribusi sudah sesaui dengan Perda. Menurutnya, retribusi pedagang berbeda yaitu menyesuaikan dengan lokasi dan ukuran besar kecil lapak pedagang.

    “Pungutan retribusi itu sudah benar. Seperti misalnya, retribusi lantai dasar Kincai Plaaza type A luar dan type A dalam, bisa mencapai Rp 120 ribu per tahun,” tandasnya.


    Kerincinews.com Email : kerincinews@gmail.com Twitter : @kerincinews1 Terima kasih telah membaca :
    • Komentar G+
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: KPPP Sungaipenuh Klaim Retribusi Sesuai Perda Rating: 5 Reviewed By: Adminn Kerincinews
    Scroll to Top
    //add jQuery library