• Pilihan

    Retribusi Ditarik Pemkot Sungai Penuh, Piutang Dibayar Pemkab Kerinci

    KERINCINEWS.COM, KERINCI - Dibangunnya Kincai Plaza beberapa tahun silam, cukup memberi manfaat untuk penambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun beberapa tahun berselang, pasca pemerkaran Kerinci pengelolaan Kincai Plaza mulai tak teratur, dan saat ini justru merugikan Pemkab Kerinci.

    Pasalnya, meski Pemkab Kerinci selaku pemilik asset, namun tidak satu sen pun retribusi mengalir ke kantong Pemkab Kerinci. Yang ada, Pemkab hanya menerima angsuran kredit ruko dari pemilik ruko yang ada di Kincai Plaza.

    Sementara piutang Kincai Plaza hingga saat ini masih belum tuntas, dan masih menjadi tanggung jawab Pemkab Kerinci, untuk membayar angsuran tiap tahun yang jumlahnya tidak sedikit.

    Kepala Disperindag Kerinci Letmi, ditemui Harian Jambi diruang kerjanya, mengatakan keberadaan Kincai Plaza pada hakekatnya menjadi beban bagi Kabupaten Kerinci. Pasalnya, Pemkab harus menyetor angsuran piutang atas pembangunan Kincai Plaza.

    “Tiap tahun kita selalu bayar piutang pembangunan Kincai Plaza, sedangkan sumber dananya hanya dari anggaran APBD Kerinci,” ujarnya.

    Ditanya, apakah tidak ada dana dari PAD yang bersumber dari retribusi Kincai Plaza ? dia mengaku sebenarnya retribusi itulah yang seharusnya membantu untuk menutupi hutang, namun sayang retribusi tidak mengalir ke Pemkab Kerinci.

    “Retribusi ditarik oleh Pemkot Sungaipenuh, pemkab hanya menerima angsuran kredit, dan itulah yang dimanfaatkan untuk menutupi hutang. Jelas ini sangat merugikan Pemkab Kerinci,” terangnya.

    Disinggung, kenapa Pemkab Kerinci tidak mengambil alih pungutan retribusi ? Letmi mengaku persoalan penarikan retribusi oleh Pemkot berdasarkan SK Walikota, dan tanpa persetujuan dari Pemkab Kerinci.

    “Untuk menuntaskan pengelolaan, perlu ada pertemuan antara pak Bupati dan pak Walikota, karena selama ini tidak ada hitam diatas putih mengenai penyerahan pengelolaan ke kota,” jelasnya.

    Ditambahkannya, tidak hanya Kincai Plaza, fasilitas lainnya seperti gedung pasar Tanjung Bajure dan pasar beringin juga bersatatus sama.

    “Sama saja dengan Kincai Plaza, kita tidak mendapat retribusi dari sana, sekalipun kita pemiliknya,” jelasnya.

    Menurut dia, seharusnya Pemkab Kerinci yang berhak mendapatkan retribusi, dan jika keberadaannya diwilayah Kota Sungaipenuh, maka Pemkab cukup membayar pajak saja kepada Kota Sungaipenuh.

    “Kalau kita cermati, sah-sah saja kita punya asset didaerah lain, tapi kita ikuti aturan seperti bayar pajak, dan retribusi atau penghasilannya tetap hak kita,” ucapnya.



    Kerincinews.com Email : kerincinews@gmail.com Twitter : @kerincinews1 Terima kasih telah membaca :Retribusi Ditarik Pemkot Sungai Penuh, Piutang Dibayar Pemkab Kerinci


    Harianjambi.com
    • Komentar G+
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Retribusi Ditarik Pemkot Sungai Penuh, Piutang Dibayar Pemkab Kerinci Rating: 5 Reviewed By: Adminn Kerincinews
    Scroll to Top
    //add jQuery library