• Pilihan

    Dinding Bukti Dipahat Warga Demi Dapatkaan Batu Giok


    KERINCINEWS.COM, KERINCI - Warga di Desa Sungai Tutung, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci heboh dengan penemuan bongkahan batu raksasa sebesar rumah. Batu yang diperkirakan berukuran 15 kali 15 meter, diduga merupakan batu jenis giok.

    Batu bewarna hijau tersebut, ditemukan dipinggiran jalan yang menghubungkan Desa Sungai Tutung, dengan Desa Pungut Mudik. "Sejak pagi tadi banyak warga yang datang melihatnya," ujar Andri Zazpa, warga Sungai Tutung kepada Tribun, Selasa (3/3).

    Batu tersebut ditemukan pertama kali oleh Beni, warga desa setempat yang merupakan pengerajin batu akik. Batu akik pertama kali ditemukan sejak satu bulan yang lalu, bongkahannya sengaja diambil untuk bahan penjualan batu, hingga akhirnya banyak diketahui warga lokasi penggalian bahan batu akik jenis giok tersebut.

    Untuk mendapatkan serpihan bongkahan batu akik, warga memahatnya di dinding bukit. Beni sang penemu batu, meyakini satu Bukit Pemuncak berisi bongkahan bahan batu akik. Sebab, sebelumnya penggalian bongkahan batu akik, tidak hanya dilakukan dilokasi yang dipenuhi warga saat ini. Namun, beberapa lokasi sekitar penggalian juga pernah dilakukan dengan banyak motif.

    Beberapa motif batu akik yang sudah ditemukan oleh warga setempat, diantaranya batu giok, panca warna, lumut dan jenis opsilian. "Sebenarnya banyak motif batu akik dibukit pemuncak. Tinggal masyarakat saja yang memilihnya," jelasnya.

    Refnedi, warga Sungai Tutung lainnya, mengaku saat ini banyak warga yang memburu batu akik jenis giok yang ditemukan di Bukit Sungai Tutung. Bahkan, Senin (2/3) bahan batu akik miliknya berhasil dilelang dengan harga Rp 1 juta per kilogram. "Malam tadi (Senin Malam,red) banyak yang hendak membeli batu akik jenis giok, mereka yang datang dari luar Desa Sungai Tutung, bahkan beberapa diantaranya berasal dari luar Kerinci," tuturnya

    Namun demikian, meski banyak warga yang berdatangan mengambil giok tersebut, ada juga warga yang mengaku tidak tertarik, lantaran tidak yakin bongkahan batu tersebut merupakan jenis giok. "Memang warna hijau, tapi saya yakin bukan Giok," beber warga setempat.

    Arman, warga yang datang langsung ke lokasi, mengaku jarak tempuh antara Desa Sungai Tutung dengan lokasi sekitar 20 menit menggunakan sepeda motor. "Batunya hijau. Sebagian memang ada yang seperti giok," ungkapnya.

    Sejumlah sumber Tribun dilokasi, juga meragukan bahwa temuan batu tersebut merupakan jenis giok. "Batu yang ditemukan masih ada kapurnya. Warga yang datang terus memecahkan batu, untuk mencari kualitas yang baik," sebut sumber di lokasi bongkahan batu yang diduga giok di Desa Sungai Tutung.

    Kerincinews.com Email : kerincinews@gmail.com Twitter : @kerincinews1 Terima kasih telah membaca :Dinding Bukti Dipahat Warga Demi Dapatkaan Batu Giok


    tribunjambi.com
    • Komentar G+
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Dinding Bukti Dipahat Warga Demi Dapatkaan Batu Giok Rating: 5 Reviewed By: Adminn Kerincinews
    Scroll to Top
    //add jQuery library