• Pilihan

    Jelang Pilwako Sungai Penuh, Nuzran Joher dan Dahnil Miftah Cerita Pengalaman

    KERINCINEWS.COM, SUNGAIPENUH - Jelang Desember 2015, kalkulasi/hitung-hitung politik sudah terbentang di depan mata. Pemilihan kepala daerah tahap 1 khususnya untuk Pemilihan Walikota (Pilwako) Sungai Penuh merupakan sesuatu topik yang menarik dibicarakan.

    Mulai dari siapa kandidat yang bakal masuk dalam bursa pencalonan dan seperti apa visi serta misi para kandidat yang tampil nanti. Juga siapa pendamping masing-masing kandidat/calon tersebut.

    Tidak kalah menariknya lagi, perhitungan dalam Pilwako yang membuat rasa ragu untuk tampil juga dirasakan. Seperti kandidat yang pernah berpengalaman bertarung dalam Pilkada beberapa waktu lalu, Nuzran Joher dan Dahnil Miftah asal Kec. Hamparan Rawang.

    Nuzran Joher yang pernah mencalonkan diri sebagai calon Bupati Kerinci mengaku ragu untuk maju dalam Pilwako Sungai Penuh. Keraguannya itu muncul setelah adanya pengalaman Pilkada lalu. Di dapil/daerah pemilihan-nya sendiri muncul lebih dari satu calon yang tampil.

    "Dari pengalaman yang lalu pada pencalonan sebagai calon Bupati Kerinci, setelah benar-benar maju, ternyata ada juga yang maju dari dapil Kec. Hamparan Rawang. Padahal sudah ada hitung-hitung terlebih dahulu, yakni jumlah mata pilih yang ada. Jika semakin banyak yang maju, suara akan tersebar dan kalkulasinya berbeda dengan jika satu orang saja yang tampil," terangnya.

    Artinya, lanjut Nuzran, untuk maju dalam Pilwako Sungai Penuh, dari Kecamatan Hamparan Rawang cukup diwakili satu orang saja.

    "Jika Hamparan Rawang hanya mengusung satu orang, maka kita akan berpikir untuk maju. Jika tidak, saat ini kita masih pikir-pikir dulu," kata Nuzran.

    Dahnil Miftah juga mengatakan hal yang tak jauh beda. Ia menyebutkan, tujuan dalam merebutkan BH 1 RZ adalah memenangkan Pilwako alias bukan ikut-ikutan saja.

    "Kita maju tujuannya untuk menang. Pilwako Sungai Penuh harus dipikir lebih matang. Kec. Hamparan Rawang sendiri cukup mengusung satu calon saja, apalagi melihat kandidat yang tampil merupakan orang-orang yang memiliki keunggulan dalam finansial/keuangan," tegasnya.

    Dari dua tokoh yang pernah ikut Pilkada ini, dapat disimpulkan, mereka masih ragu dengan kondisi politik yang selalu tak menentu itu. Mereka memprediksi bila bakal ada calon susulan, juga menjadi suatu kendala tersendiri, namun untuk mengalahkan kandidat yang merupakan incumbent/pertahana membutuhkan perhitungan yang ekstra hati-hati. 


    Kerincinews.com Email : kerincinews@gmail.com Twitter : @kerincinews1 Terima kasih telah membaca :Jelang Pilwako Sungai Penuh, Nuzran Joher dan Dahnil Miftah Cerita Pengalaman


    sr8jambinews.com
    • Komentar G+
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Jelang Pilwako Sungai Penuh, Nuzran Joher dan Dahnil Miftah Cerita Pengalaman Rating: 5 Reviewed By: Adminn Kerincinews
    Scroll to Top
    //add jQuery library