• Pilihan

    Konstelasi Politik Jelang Pilwako Sungai Penuh Mulai Memanas

    Pilwako SPN
    KERINCINEWS.COM, SUNGAIPENUH - Konstelasi politik jelang Pilwako Sungaipenuh mulai memanas, apalagi setelah pasangan  Herman Mukhtar (HM)-Nuzran Joher (NJ) mencuat, karena kedua tokoh ini merupakan perpaduan Pengusaha Nasional dan Politikus Nasional.

    Hal ini tentunya mempengaruhi kandidat lain untuk menentukan pasangannya, seperti, Asyafri Jaya Bakri dan Ahmadi Zubir.

    Menurut pengamat politik STIA Nusa, Bukhari Muallim, Pasangan Herman-Nuzran adalah pasangan yang ideal, maka kandidat lain harus benar-benar matang dalam menentukan pasangannya, terutama AJB sebagai incumbent jika salah pilih pasanganya bisa saja Herman-Nuzran memenangkan pertarungan ini dengan mudah.

    Menurut Bukhari, posisi AJB memang dilematis dalam hal menentukan pasangan, setelah dikabarkan Setmarlendan tidak mendapat restu dari PAN untuk menjadi pasangan AJB. Untuk bisa tetap bersaing dengan pasangan HM-NJ, AJB harus tetap mengambil pasangan dari wilayah tengah (Sungai Penuh-Pondok Tinggi), namun sekiranya benar apa yang dikatakan oleh tokoh Sungaipenuh dan Pondok Tinggi akan mengusung satu calon, maka AJB harus mampu menemukan pendamping alternatif yang memiliki pengaruh.

    Saat ditanya peluang Ahmadi Zubir, Bukhari menilai Ahmadi Zubir mempunyai persoalan yang sama dengan AJB, yaitu kesulitan dalam menentukan pasangannya yang tepat, namun dia (Ahmadi) mempunyai peluang lain, sebagai PNS aktif Ahmadi masih diperhitungkan oleh kandidat lain sebagai orang nomor 3 di Kota Sungai Penuh. (noha). [kerincizone.com]

    Kerincinews.com Email : kerincinews@gmail.com Twitter : @kerincinews1 Terima kasih telah membaca :Konstelasi Politik Jelang Pilwako Sungai Penuh Mulai Memanas
    BBM Kerincinews.com

    • Komentar G+
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Konstelasi Politik Jelang Pilwako Sungai Penuh Mulai Memanas Rating: 5 Reviewed By: Zaliya Kreatif
    Scroll to Top
    //add jQuery library