• Pilihan

    Warga Ricuh Pembatalan Usulan Pengurus Badan Perwakilan Desa (BPD) Desa Tebing Tinggi


    KERINCINEWS.COM, KERINCI - Pembatalan usulan pengurus Badan Perwakilan Desa (BPD) Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Siulak Mukai, oleh Camat Siulak Mukai beberap waktu lalu berbuntut panjang.

    Sejumlah masyarakat Desa Tebing Tinggi nekad mendatangi Kantor Camat, bahkan aksi protes itu berujung kericuhan.

    Kejadian tersebut terjadi Senin (4/5) kemarin. Saat itu, sedang dilangsungkan pertemuan masyarakat dengan camat untuk membicarakan persoalan tersebut. Pasalnya, usulan tersebut sudah satu tahun terakhir, yakni sejak 23 Maret 2014 dan sekarang sudah memasuki pertengahan tahun 2015, namun usulan pengurus BPD tak kunjung mendapat persetujuan dari camat.

    Dalam pertemuan tersebut, suasana berubah jadi memanas, karena adanya perbedaan pendapat, akhirnya terjadi perang mulut antara warga dengan camat dan sejumlah stafnya. Bahkan antara dua kubu sempat terlibat aksi saling pukul.

    Agar keributan meredam, Kasat Intel Polres Kerinci juga langsung datang ke lokasi, termasuk salah seorang anggota DPRD Kerinci Jonriadi.

    Mantan Kepala Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Siulak Mukai, Nasim Ruam, mengaku pada 23 Maret tahun lalu, masyarakat sudah melakukan pemilihan anggota BPD. Pemilihan tersebut sudah sesuai prosedur dan lengkap dengan berita acaranya.

    Namun sampai saat ini, SK nya belum juga dikeluarkan oleh kecamatan. "Tapi anehnya, kami malah mendapat kabar adanya pemilihan BPD di kantor camat, dimana warga yang di undang hanya orang-orang tertentu saja," katanya.

    Untuk mendapatkan kepastian itu, warga pun mendatangi kantor camat, sehingga terjadi perang mulut dan pemukulan. "Jika memang BPD yang dipilih oleh masyarakat dibatalkan, tentu ada surat resmi dari kecamatan, bukan dengan cara melakukan pemilihan diam-diam saja," sebutnya.

    Dan jika memang anggota BPD yang dipilih masyarakat bermasalah, tentu hanya satu atau dua orang saja, sehingga anggota BPD yang lain tetap harus mendapatkan SK. "Ini yang sangat kami sayangkan," tambahnya lagi.

    Pemilihan BPD ini, juga diduga terkait dengan penunjukan PJS Kades. "Harusnya, PJS Kades di ajukan ke BPD dulu. Namun oleh camat, dilakukan sendiri secara diam-diam," tegasnya. Hal ini juga dibenarkan oleh tokoh pemuda setempat, Eka, dan Armen selaku tokoh masyarakat.

    Anehnya lagi, seharusnya jabatan PJS Kades hanya enam bulan saja, namun yang terjadi malah melebihi batas waktu yang ditentukan didalam Perda, dimana jabatan PJS Kades sudah berjalan selama 14 bulan. "Camat malah mengaku ini soal politik," tambahnya.

    Dia berharap kepada pemerintah daerah, segera menyelesaikan persoalan ini, sehingga tidak mengganggu ketentraman masyarakat. "Kita kembalikan saja kepada aturan yang ada. Jangan karena kepentingan kelompok tertentu," pungkasnya.

    Sementara itu, Camat Siulak Mukai, Bustami, saat dikonfirmasi via telepon enggan berkomentar banyak. Dia hanya meminta masalah ini tidak diperbesar. "Sekarang warga sedang berunding secara kekeluargaan," tulisnya melalui pesan singkat. (metrosakti.com)


    Kerincinews.com Email : kerincinews@gmail.com Twitter : @kerincinews1 Terima kasih telah membaca :Warga Ricuh Pembatalan Usulan Pengurus Badan Perwakilan Desa (BPD) Desa Tebing Tinggi
    • Komentar G+
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Warga Ricuh Pembatalan Usulan Pengurus Badan Perwakilan Desa (BPD) Desa Tebing Tinggi Rating: 5 Reviewed By: Adminn Kerincinews
    Scroll to Top
    //add jQuery library