• Pilihan

    HBA Belum Tentukan Plt Bupati

    KERINCINEWS.COM, JAMBI - Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) mengaku belum menerima pengajuan pengunduran diri dari para bupati yang akan mengikuti pilkada langsung serentak Desember mendatang. Kepada wartawan HBA mengaku masih akan berkonsultasi dengan pemerintah pusat terkait mekanisme pengunduran diri dan penunjukkan Pelaksana Tugas Bupati.

    "Saya belum ada pengajuannya, tentunya nanti keputusan ini nanti tetap gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, nanti gubernur menyalurkan sesudah berlaku kepada pak Mendagri ada berapa calon yang akan kita ajukan ke mendagri," katanya kemarin.

    HBA mengaku masih menunggu hasil konsultasi Biro Pemerintahan ke pusat terkait mekanisme dan kapan mulai dilakukan.

    "Saya tidak tahu apakah sebelum saya mengakhiri jabatan prosesnya, saya sudah minta kepada biro pemerintahan untuk melakukan konsultasi kepada pusat terkait ajuan pemerintah daerah tentang prosedur pergantian kepala daerah dalam rangka pilkda termasuk saya juga akan meletakkan jabatan saya pada 3 agustus," ucapnya.

    Ditanya siapa yang akan disiapkan untuk pengganti para bupati yang mengundurkan diri demi melaju ke pilkada bupati maupun pilkada gubernur, HBA mengatakan masih akan mengadakan pembicaraan dengan Ketua DPRD di masing-masing kabupaten/kota tersebut. "Untuk Bupati nanti kita lihat tentunya dibicarakan dengan Ketua DPRD disana prosedurnya seperti itu. Sebab dia belum mengajukan, kalau mengajukan nanti kita proses, saya minta biro pemerintahan untuk segera berkonsultasi sebab ini yang pertama kali, sebab selama ini mengundurkan diri itu bukan karena pilkada," ujarnya.

    Pada pilkada serentak yang akan dilangsungkan di Jambi pada Desember 2015 mendatang, ada 5 Kabupaten/Kota dan Provinsi Jambi yang akan melakukan pilkada serentak. Kabupaten/kota itu diantaranya Kabupaten Batanghari, Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat, Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Bungo.

    Terpisah Kepala Biro Pemerintahan Sekretariat DAerah Provinsi Jambi, Yazirman mengatakan Kewenangan memberhentikan kepala daerah, baik Bupati/walikota atau Gubernur ada di tangan DPRD. Secara legitimasi, seorang kepala daerah baru di anggap berhenti setelah mendapat persetujuan DPRD melalui sidang paripurna istimewa.

    Yazirman menjelaskan, dari 5 kepala daerah yang akan maju di Pilkada, hanya satu yang di wajibkan berhenti sesuai aturan perundangan, yakni Bupati Tanjab Timur Zumi Zola. Sebab, Bupati Tanjab Timur Zumi Zola akan mengikuti perhelatan Pilgub Jambi. Sehingga sesuai aturan yang ada, Zola wajib berhenti sesuai dengan ketentuan UU nomor 28 tahun 2015. karena Zola akan ikut Pilkada di daerah lain. sedangkan empat Bupati lainnya hanya cukup ambil cuti saja, tidak perlu berhenti. "Andaikan Zumi Zola mau ikut pilgub, maka dia termasuk golongan kepala daerah yang mencalon di daerah lain. Dari daerah Tanjabtim ke provinsi, itu daerah lain," katanya.[tribunjambi.com]

    • Komentar G+
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: HBA Belum Tentukan Plt Bupati Rating: 5 Reviewed By: Adminn Kerincinews
    Scroll to Top
    //add jQuery library