• Pilihan

    Ini Indikasi Melawan Hukum Kasus Pembangunan Kompleks Perkantoran Kerinci


    KERINCINEWS.COM, JAMBI - Dari hasil penyelidikan sementara, penyidik Kejati Jambi, menemukan beberapa indikasi melawan hukum dalam kegiatan pembangunan kompleks perkantoran Kerinci 2010 - 2014.

    Temuan itu berupa pembangunan kompleks perkantoran dibangun di atas lahan masyarakat yang belum ada asas hukumnya. Sehingga bisa dipastikan pembangunan tersebut tidak dapat dijadikan aset pemerintah. Diketahui juga hingga saat ini bangunan tersebut belum bisa digunakan.

    "Kompleks perkantoran yang di dalamnya terdapat bangunan Kantor Bupati dan SKPD, berjumlah sekitar 12-13 bangunan ini belum bisa digunakan sesuai fungsinya," jelas Imran.

    Bahkan, kata Dia, pihaknya juga sudah menemukan indikasi kerugian Negara yang ditimbulkan dalam kasus perkantoran yang dibangun di Bukit Tengah, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci ini.

    Untuk diketahui, penyidik Kejati Jambi mulai melakukan penyelidikan kasus dengan anggaran senilai Rp57 Miliar ini pada Mei 2015. Kemudian, beberapa waktu lalu dilakukan ekspose intern penyidik, hasilnya disepakati kasus ini dinaikkan ke tahap penyidikan. Beberapa pejabat dan mantan pejabat Kabupaten Kerinci juga sudah dimintai keterangannya.


    • Komentar G+
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Ini Indikasi Melawan Hukum Kasus Pembangunan Kompleks Perkantoran Kerinci Rating: 5 Reviewed By: Adminn Kerincinews
    Scroll to Top
    //add jQuery library