• Pilihan

    Maju Pilgub Jambi, Gubernur, Bupati atau Walikota Wajib Mundur


    KERINCINEWS.COM, JAMBI - Gubernur, Bupati dan Walikota yang aktif dan berniat maju sebagai kandidat Gubernur  pada pemilihan Gubernur Jambi 16 Desember mendatang dipastikan harus mundur dari jabatannya. 

    Hal itu ditegaskan Komisioner KPU Provinsi Jambi M Sanusi menjawab pertanyaan wartawan dalam sosialisasi rancangan Peraturan KPU  “PKPU” tentang pemilihan Gubernur, Bupati atau Walikota di kantor KPU Provinsi Jambi hari ini Rabu siang, (21/1/2015)

    Meski secara eksplisit hal itu tidak diatur dalam rancangan PKPU, namun dalam Perpu Pilkada yang kini menjadi Undang-Undang yang baru disahkan DPR RI Selasa (20/01/15), menyatakan kepala daerah seperti Bupati Tanjabtim Zumi Zola maupun Bupati Tebo Sukandar maupun gubernur dari daerah lain yang berniat maju sebagai Calon Gubernur Jambi harus mundur dari jabatannya ketika dinyatakan sah menjadi calon Gubernur peserta pilkada.  

    Mengacu pada tahapan Pemilihan Gubernur Jambi, para kandidat itu sudah harus mundur dari jabatannya masing-masing pada Agustus 2015, tegas Sanusi.  

    “Pengunduran diri itu pun, tidak dapat ditarik kembali, sehingga apabila seorang gubernur, bupati, atau walikota itu ternyata gagal memenangkan pemilukada Gubernur Jambi,” ungkapnya.

    Selanjutnya mereka tidak dapat lagi kembali menjabat posisi semula. Konsekuensi itupun berlaku untuk pejabat BUMN, BUMD, PNS, TNI Polri dan anggota penyelenggara pemilu. Terkait itu, Komisioner KPU Provinsi Jambi lainnya, Nuraida Fitri Habi menambahkan pengunduran diri kepala daerah aktif, Gubernur, Bupati atau walikota, harus mendapat persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah setempat.[rri.co.id]
    • Komentar G+
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Maju Pilgub Jambi, Gubernur, Bupati atau Walikota Wajib Mundur Rating: 5 Reviewed By: Adminn Kerincinews
    Scroll to Top
    //add jQuery library