• Pilihan

    Kapolres : Dana ADD Bukan Uang Nenek Moyang Kita

    KERINCINEWS.COM, JENEPONTO - Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Jeneponto, AKBP Joko Sumarno mengimbau seluruh kepala desa (kades) di wilayah hukumnya untuk bersikap transparan dan akuntabel dalam pengelolaan Dana Desa tahun 2016.

    Imbauan itu disampaikan Kapolres saat menghadiri acara temu kades di ruang pola kantor Bupati Jeneponto, Senin (18/1). Menurutnya, Dana Desa bukan uang pribadi yang bisa digunakan seenak hati. Untuk itu dia berharap, pengelolaan Dana Desa nantinya tidak memicu tindak pidana korupsi.

    “Dana Desa itu bukan uang nenek moyang kita, tapi uang Negara yang harus dipertanggungjawabkan secara benar. Jangan mau masa bodoh mengabaikan pertanggungjawaban keuangan. Jangan ada lagi masalah hukum hanya karena ada kades yang keluar dari aturan yang ditetapkan,” imbau Kapolres.
    Sekedar diketahui, Dana Desa untuk Kabupaten Jeneponto pada tahun 2016 terbilang cukup besar, yakni Rp50 miliar yang di bagi ke 84 desa. Setiap desa mendapatkan anggaran sebesar Rp800 juta yang nantinya digunakan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat di pedesaan.

    Kapolres juga meminta para kades untuk tidak melayani lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang tidak memiliki legitimasi dari pemerintah. Adapun lembaga yang berhak melakukan audit dan pemeriksaan terhadap kades, kata Joko, hanya institusi resmi seperti KPK,Polisi, Kejaksaan dan lembaga pemeriksa, seperti BPK, BPKP dan Inspektorat.

    “Jadi lembaga yang berhak cuman institusi pemerintah yang diatur dalam undang-udang. Kalau ada LSM yang tidak jelas tidak usah diladeni,” tegas Kapolres.

    Di tempat yang sama, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jeneponto, Darmukit menambahkan, pihaknya telah membentuk Tim Pendampingan, Pengawasan, Program Pembagunan, Daerah (TP4D) yang bertugas melakukan kerjasama dengan Pemkab, guna menghindari persoalan hukum dalam pengelolan Dana Desa nantinya.

    “TP4D ini betugas untuk melakukan pencegahaan tindak pidana korupsi pada pengelolaan Dana Desa. Dengan kerjasama itu kita harapkan, tidak ada lagi kades atau pengelola Dana Desa yang tersangkut masalah hukum,” jelas Darmukit.


    beritakotamakassar.com



    • Komentar G+
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Kapolres : Dana ADD Bukan Uang Nenek Moyang Kita Rating: 5 Reviewed By: Zaliya Kreatif
    Scroll to Top
    //add jQuery library