• Pilihan

    MK Tolak Gugatan Herman-Nuzran


    KERINCINEWS.COM, SUNGAIPENUH - Sore ini Jum'at (22/1) Mahkamah Konstitusi (MK) kembali menggelar sidang sengketa Pilwako Sungaipenuh dengan agenda membacakan putusan MK, dengan pemohon pasangan Herman Muchtar-Nuzran Joher (HMNJ).

    Setelah Majelis Hakim MK menggelar sidang pada tanggal 7 dan 12 Januari akhirnya MK putusakan menolak gugatan HMNJ

    "MK sudah putuskan  permohonan HMNJ tidak dapat diterima," ujar Doni Umar yang mengikuti sidang di MK via telepon. 
    Permohonan gugatan yang diajukan HMNJ tidak memenuhi syarat formil sesuai Pasal 158 Undang-Undang Pilkada Nomor 8 Tahun 2015 yang mengatur syarat pengajuan sengketa selisih 2 persen., dan  pasal 6 Peraturan MK (PMK) nomor 5 tahun 2015. 

    Pasal 158 UU Pilkada Bahayakan Demokrasi

    Keberadaan Pasal 158 UU Pilkada itu bukan hanya membahayakan demokrasi hari ini. Tetapi juga di masa mendatang. Sebab, putusan hari ini menjadi yurisprudensi MK pada perkara serupa pasca pilkada serentak 2017 dan tahun-tahun berikutnya. 

    Jimly Akui Pasal 158 UU Pilkada Terlalu Ketat dan Perlu Direvisi

    Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshidiqqie menilai pasal 158 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pilkada perlu menjadi salah satu poin yang direvisi dalam UU Pilkada (zen)
    • Komentar G+
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: MK Tolak Gugatan Herman-Nuzran Rating: 5 Reviewed By: Zaliya Kreatif
    Scroll to Top
    //add jQuery library