• Pilihan

    Merdekakan Sekali Lagi

    "Merdekakan Sekali Lagi" 

    Oleh: Andri Septiawan


    Kemerdekaan  sepertinya dianggap sepele. Meski hidup dengan sistem demokrasi, namun hak rakyat masih di batasi.
    Sejagad raya membicarakan soal demokrasi. Ternyata, peran wakil rakyat lebih dominan mengurus urusan partai daripada urusan rakyat. 

    Jika memang wakil rakyat sudah tak peduli dengan rakyat,  maka tidak perlu lagi melibatkan rakyat untuk memilih pemimpin. Biarkan saja partai yang menentukan sendiri  pemimpin di negeri ini. 
    Memang dari aturannya, negara sudah memiliki seabrek aturan yang menjanjikan kesejahteraan rakyat. Namun hanya sebatas angin surga.

    Visi dan misi hanya kedok belaka yang  menyejukkan lalu menghilang. Mari kita renungkan, siapa yang berani menjamin masyarakat akan sejahtera dengan cara seperti ini? 
    Berapalamakah butuh waktu untuk sejahtera?
    Sementara, masyarakat masih terombang ambing oleh kebijakan pemerintah. Hanya dilenakan dengan penampilan pemimpin dan disibukkan dengan aksesoris yang tak jelas.
    Faktanya, yang kaya semakin kaya, si miskin semakin miskin. Inilah bukti berhasilnya penjajahan versi modern.

    Kita kupas sedikit hal yang sangat kecil bahkan tak di hiraukan. Permasalah permainan harga untuk hasil pertanian maupun perkebunan di pasar.

    Sampai detik ini, harga hasil pertanian masih kacau, benyak tengkulak tengkulak yang memainkan harga.
    Para pemilik modal selalu menciptakan rantai harga baru ditataran pedagang. Petani yang kerja keras hanya dipermainkan melalui harga. Sampai saat ini belum ada tindak lanjut untuk persoalan tersebut. 

    Begitu pula pada sisi lain. Soal pariwisata contohnya. Saat ini, kita selalu membanggakn dan mengenalkan wisata yg ada. Namun, wisata pada saat ini hanya di jadikan jualan politik. Jangankan untuk mempertahankan yang ada, memeliharapun masih kesulitan. 

    Sementara solusi dari birokrasi hanya menceritakan kulitnya saja. Tapi apakah pernah menyelami sampai ke akar permasalahan?
    Sebut saja seperti gunung tujuh dan gunung Kerinci yang dijadikan branding wisata. Alangkah kecewanya masyarakat ketika para wisatawan datang namun tidak peduli dengan kebersihan. 

    Sementara tata kelola hutan juga tidak mengantisipasi persoalan tersebut. Tenaga tenaga yang mengerti persoalan ini, juga tidak memberikan solusi. 

    Padahal, di negeri ini ribuan sarjana di bidang pariwisata dan kehutanan diorbitkan. Hasil karya ilmiah mereka seperti, skripsi, tesis sampai desertasi hanya di jadikan tumpukan kertas dalam gudang. Dan pemerintah tak peduli dengan hasil karya mereka.

    Melihat kondisi itu, haruskah kita merdeka sekali lagi. 

    Sumber: www.jambione.net
    • Komentar G+
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Merdekakan Sekali Lagi Rating: 5 Reviewed By: Afyan tori
    Scroll to Top
    //add jQuery library