• Pilihan

    Cagub dan Cawagub Harus Segera Bentuk Koalisi

    KERINCINEWS.COM, JAMBI - Partai politik sudah wajib berkoalisi pada pendaftaran bakal calon yang dijadwalkan KPU pada akhir Februari mendatang. Ketentuan ini jika perppu disahkan menjadi undang-undang. Ini berhubungan dengan peraturan KPU terkait pencalonan gubernur. Salah satunya mengatur jika pendaftaran bakal calon gubernur harus memenuhi syarat 20 persen kursi  atau 25 persen perolehan suara.

    Ini berarti koalisi partai politik harus dibangun sejak Februari ini. Apalagi tidak ada satu partai pun di Jambi yang memenuhi syarat 20 persen kursi. Termasuk sang jawara pemilu Partai Demokrat. Partai yang dipastikan bakal mengusung HBA sang petahana ini pun masih kekurangan 2 kursi lagi. Kondisi agak kabur terjadi dengan Zumi Zola. Pasalnya, hingga saat ini PAN belum memastikan akan mengusung putra Zukifli Nurdin tersebut.

    Begitu juga Golkar sebagai runner-up. Partai berlambang pohon beringin ini juga butuh tambahan koalisi 3 kursi lagi jika ingin ikut dalam pendaftaran bakal calon. Begitu juga PDIP. Butuh tambahan 4 kursi untuk bisa mengusung calon sendiri. Sementara konstelasi politik Jambi hingga saat ini didominasi dua calon yaitu HBA dan Zola makin ketara. Tapi keduanya juga sama-sama belum memastikan perahu yang siap mengusung.

    Pengamat Politik Jafar Ahmad, mengatakan, jika perppu disahkan, maka memang KPU bisa memulai tahapan. Tapi KPU juga akan dihadapkan berbagai wacana yang mengganggu stabilitas penyelenggaran pemilu. Sebut saja, wacana revisi setelah ditetapkannya perppu ini sebagai undang-undang. “KPU-DPR RI harus bertemu untuk memastikan ini. Sehingga tidak ada masalah dalam proses penyelenggaraan di tengah jalan,” ucapnya saat dihubungi, Jumat (16/1) lalu.

    Ia mengatakan secara politik, yang pasti hanya pemilukada langsung. Tapi KPU memang bisa memulai tahapan di mana jika melihat simulasinya Februari ini sudah ada pendaftaran bakal calon. Jika memang harus memenuhi dukungan 20 persen, maka partai politik harus memenuhinya dengan cara berkoalisi. Karena tidak ada satu partai pun yang bisa mengusung sendiri termasuk Demokrat.

    Yang menarik, ada kemungkinan dua partai akan sulit ikut mendaftar jika Februari ini adalah masa pendaftaran. Mengingat PPP dan Golkar masih menghadapi persoalan di pusat. “Dua partai ini yang bakal kesulitan,” jelasnya. Ia yakin konstelasi politik akan sangat dinamis. Mengingat partai hingga saat ini baru sebatas melakukan penjajakan. Sementara beberapa partai ada yang memiliki mekanisme harus membuka pendaftaran terlebih dahulu.

    Makanya, ada kemungkinan jika aturan membolehkan partai tidak mengajukan bakal calon, maka akan ada yang hanya wait and see terlebih dahulu. Atau mengajukan nama lebih dari satu calon. Sementara calon yang sudah ada akan memastikan terlebih dahulu calonnya bisa ikut uji publik dengan mendaftar sebagai bakal calon. “HBA dan Zola dipastikan akan berusaha mencari 20 persen ini,” ucapnya.

    Bagaimana kandidat lainnya? Jafar menilai hingga saat ini belum ada kandidat yang kelihatan serius menyaingi kandidat ini. Apalagi hasil survei sementara memang dua kandidat yang dominan. Sementara di era saat ini, hasil survei sudah menjadi indkator bagi partai maupun kandidat untuk maju. Ini yang membuat parpol realistis begitu juga calonnya. “Kepercayaan terhadap hasil survei di era ini tinggi. Sehingga kandidat yang maju, hitungannya sangat matang, kecuali tidak mengejar kemenangan,” ucap Doktor Lulusan Universitas Indonesia ini.

    Sebenarnya potensi ini bisa dilakukan Golkar, PDIP dan Gerindra. Keduanya memiliki kader yang sebenarnya bisa menggarap pilgub. “Tapi waktu semakin mepet, tapi belum terlihat gerakannya,” jelasnya.

    Tapi ketiga partai ini sebenarnya bisa menyaingi dua calon  HBA dan Zola dengan catatan ada batu loncatan yang bisa mendongkrak popularitas calon mereka secara signifikan. “Misalnya adanya kepentingan pusat. Tokoh nasional mereka turun, seperti PDIP, Jokowi turun langsung, Gerindra, Prabowo turun langsung dan begitu juga Golkar,” ucapnya.

    Sayangnya, hingga saat ini ketiga partai ini sepertinya baru berebut untuk mendapatkan wakil. Sebelumnya, Komisioner KPU Provinsi Jambi M. Sanusi mengatakan parpol dan gabungan parpol tidak boleh mengajukan calon yang berbeda pada pendaftaran bakal calon dan pendaftaran calon. "Misalnya jika parpol mengajukan satu calon A di pendaftaran bakal calon, maka tidak boleh mengajukan calon B pada pendaftaran," ujar Sanusi.

    Terhadap partai politik yang mengajukan lebih dari satu orang bakal calon saat pendaftaran bakal calon dan mengikuti uji publik, maka kedua bakal calon tersebut akan diberikan surat keterangan sebagai tanda telah mengikuti tahapan uji publik. Namun siapa dari para bakal calon tersebut yang akan diajukan pada tahap pendaftaran merupakan kewenangan partai politik.  "Dukungan di pendaftaran bakal calon harus linear dengan dukungan di pendaftaran bakal calon," ujarnya.

    Yang jelas, calon yang diusung partai politik pada tahap pendaftaran calon harus berasal dari bakal calon yang diusung pada tahap pendaftaran bakal calon dan telah mengikuti uji publik. "Sama halnya dengan bakal calon perseorangan, tidak dapat berpindah menjadi calon dari partai politik pada tahap pencalonan,” ucapnya.

    Selain itu, pendaftaran bakal calon, partai politik atau gabungan partai politik harus memenuhi ketentuan jumlah dukungan minimal perolehan kursi 20 persen atau perolehan suara 25 persen. Sementara bakal calon perseorangan wajib menyertakan 5 persen jumlah dukungan dari jumlah minimal yang ditetapkan undang-undang. “Kewajiban untuk memenuhi sejumlah persyaratan pada tahap pendaftaran bakal calon ini, selain untuk mendorong konsistensi juga mencegah masuknya bakal calon yang tidak serius mengikuti pemilihan,” ujarnya. 


    Kerincinews.com Email : kerincinews@gmail.com Twitter : @kerincinews1 Terima kasih telah membaca :Cagub dan Cawagub Harus Segera Bentuk Koalisi
    • Komentar G+
    • Komentar Facebook

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Cagub dan Cawagub Harus Segera Bentuk Koalisi Rating: 5 Reviewed By: Adminn Kerincinews
    Scroll to Top
    //add jQuery library